Tag Archives: nurunin berat

Rahasia Turun 14 kg dalam 2 bulan Pemenang Fit Challenge 2012 Eka Fikriyah

1 Oct
Cerita Sukses Eka Fikriyah menurunkan 14 kg dalam 2 bulan!

Cerita Sukses Eka Fikriyah menurunkan 14 kg dalam 2 bulan!

Sepertinya tidak habis-habis rasa salut saya pada peserta Fit Challenge yang semakin lama penurunan badannya semakin Okeh. Kali ini saya dapat menginterview Eka Fikriyah, pemenang Fit Challenge 2012 yang dapat menurunkan 13, 8 kg dalam 2 bulan! Wow Record penurunan berat badannya semakin naik ya di Fit Challenge ini .. Dari saya dengan 7,7 kg dalam 2 bulan, kemudian Josephine Pipin juga dengan 10 kg dlm 2 bulan sekarang Eka, yang jika dibulatkan total2 14 kg dalam sebulan. What a record. Dan yang bikin terharu, mereka yang menang jugalah yang awal-awalnya konsultasi dengan aku setelah liat tulisan2 aku sebelumnya di blog ini. So happy and proud of you. Bangga bisa turut membantu pemenang FIT CHALLENGE walau sedikit karena the rest is their true attempt and effort in winning. Josephine Pipin, yang pemenang Fit Challenge 2011, sekarang dia salah satu seksi sibuk panitia Indo Runners yang selalu berjalan tiap hari Kamis malam jam 7 ketemuan di Blooming Cafe dan running track ke Gelora Bung Karno mengitari bunderan yang ada di GOR Bung karno itu. Dia masih mempertahankan berat badannya hingga sekarang. Dan juga Eka Fikriyah, pemenang 2012, yang sangat aktif berusaha pantang menyerah dengan semangat menurunkan berat badan. Winda Agustine juga merupakan finalis fit challenge 2010 yang turut aktif berkonsultasi untuk menurunkan berat badan, dan sebenarnya sudah menurunkan berat badan yang signifikan, sayangnya di hari akhir penimbangannya dia tidak dapat hadir sehingga tidak dapat dipertimbangkan sebagai salah satu pemenang. Namun tetap program fit challenge telah membantu semua to think of the better healthy life, agar tidak terlena dalam suasana maraknya junk food dan other processed food. Akan ada suatu waktu dimana semua kamu akan enjoy makan salad dengan only using lemon dressing apabila sudah terbiasa dengan pola makan yang sehat.

Pastinya semua penasaran rahasianya Eka. Ikuti detail perkembangannya penurunan berat badannya di total coverage cerita Eka Fikriyah dibawah ini ya. Semoga semua yang Eka ceritakan bisa membantu anda-anda termotivasi juga untuk tidak pernah menyerah dalam menurunkan berat badan.

Fany: Hi Eka, congrats on your winning!! bisa ceritakan apa Motivasinya?

EKA:

Hi, Fany..tengkyu juga sudah bersedia ngobrol sama saya.

Motivasi saya ikutan fit challenge 2012, banyak banget Fan…..

Yang pertama, saya ingin mengembalikan bentuk tubuh/ berat tubuh seperti ketika masa kuliah dahulu.. hehehe… supaya penampilan lebih menarik, dibanding jika mempunyai badan ukuran jumbo..

Kedua, Saya juga ingin belajar untuk mencintai Olah raga, karena saya tau, olahraga itu bukan hanya untuk gaya hidup, tapi juga untuk kesehatan.

Ketiga, Pengen banget baju- baju yang sudah di museumkan dalam tas koper, ( karena sudah gak pas dibadan lagi), supaya bisa dipake lagi.

Ke empat, saya ingin membuktikan, apakah benar dengan diet dan olah raga, bisa menurunkan berat badan sesuai dnegan target yang kita inginkan. Karena selama ini saya sering diet, tapi gak berhasil, mungkin gak diimbangi dengan olahraga kali ya. Tapi, sekarang saya sudah membuktikannya. hehe..

Eka "before" photo

Eka “before” photo

Cerita sedikit ya,

Dulu BB saya hanya 58 kg, dengan tinggi 162, dan itu bertahan 10 tahun lo. Eh, pas jadi anak kos, semenjak 5 tahun lalu, mulai deh badan membengkak. Mungkin karena gak terlalu banyak aktivitas. Maksudnya, kalau anak kos kan, paling nyapu kamar sendiri, cuci piring , ya piring sendiri. Jadi, kalori yang terbakar pun sedikit. Jam makan pun gak teratur, pas pengen makan, ya makan, tapi kalau lagi gak mood, ya ditahan aja. Bangun tidurpun suka- suka, hahahha…Ketika sarapan pagi pun, apa yang lewat depan rumah, entah itu bakso, lontong, nasi uduk., atau apapun,. ya saya lahap aja. Wong lagi laper kok.

Belum lagi, gaya hidup yang selalu bawaannya pengen jalan- jalan mulu. Kalau pulang kantor atau ketika mengahabiskan week end , sering banget tuh Hang out sama temen- temen kantor sampe larut malam. Kalau udah nongkrong di suatu tempat, entah itu kafe atau tempat pertunjukan/ acara, yang ada pasti ngemil dan makan berlemak. Plus nge junkfood.

Ditambah pula dengan penyakit malas Olah raga. Yo wes, lengkaplah sudah beban tubuh, tak ada kalori yang terbakar, sementara pemasukan jalan terus., maka terjadilah pembengkakan. Naik 20 kg..hanya dalam waktu 5 tahun saja… *tepok jidad*

Selain itu, selama mengalami BB yang berlebihan, saya merasa badan kok mudah capek, mudah ngantuk, dan kayaknya tulang pada mau rontok deh.. Misalnya , kalau udah duduk lama, skitar satu jam, pas mau berdiri..uh…susahnya ngangkat pinggang. Saya sadar, itu sebenarnya pengaruh dari jarangnya berolahrga dan hidup yang tak sehat.

Makanya, pas banget ketika melihat majalah Fit (sekarang berevolusi menjadi Women’s Health), mengadakan lomba Fit Challenge 2012, ya kenapa gak saya ikuti. Meski, pada awalnya, jujur ya…ketika melihat promo iklan itu di website/internet, saya gak terrtarik lo. Kenapa? karena disitu ada keterangan bahwa, kita diharuskan ngegym. Nah, itu dia…saya malas sekali untuk ngegym atau olah raga. Jadi, ketika melihat promo acara ini, saya gak langsung daftar. Saya biarkan dulu berminggu- minggu. Sampai akhirnya, saya berkeinginan untuk mencobanya. Karena dalam hati says mengatakan : “katanya kamu pengen kurusan, pengen pake baju ya ng oke, tapi kalau badan kamu gak kurusan, pake baju kayak apapun gak terlalu terlihat menarik. Nah, ini ada kesempatan buat kamu utnk mengembalikan berat badan kayak dulu lagi. Kenapa gak dicoba?”, kata suara hati, xixixixi…

Ya, karena suara hati itulah , yang akhirnya membuat saya mengirimkan form lomba Fit challenge ke redaksi majalah fit. Alhamdullilah terpilih jadi semifinalis, finalis dan akhirnya The Winner..hehehhe..

Eka Before Photo

Eka “Before” Photo

Fany: Berapa berat awal dan yang diturunkan?

Eka:

Berat awal 78 kg, dan pengukuran akhir 64,2. Jadi yang diturunkan sekitar 13, 8 kg. Lingkar pinggang awal, 97 cm, akhir 78. Lingkar pinggul awal 107 cm, akhir 99cm.

Fany: kendalanya dalam menjalankan diet tersebut.’

EKA:

Kendalanya, saya punya penyakit maagh. Sebelum saya ikut fit challenge, saya biasa makan nasi tiap 4-5 jam sekali. Kalau gak ketemu nasi, ya dihajar sama mi instan atau bakso atau kue- kuean. Pokoknya perut harus diisi. Karena kalau tidak, perut saya akan teriak- teriak melilit, ya karena maagh tadi.

Namun, karena saya harus diet, ya mau gak mau saya gak bisa lagi makan bar bar dan sesuka hari. Belajar mengerem makanan itu tak mudah. Diminggu pertama kompetisi, setiap perut melilit diluar jam makan yang ditentukan, saya hajar pake apel atau buah pir. Jadi saya selalu sedia apel atau pir dalam tas kemanapun saya pergi, entah itu ke kantor atau hanya jalan2 aja. Karena saya takut magh kumat kalau dibiarkan kosong. Itupun sebenernya gak nendang lo, meski sudah makan apel/pir, tetap aja perut saya masih keroncongan. Tapi, saya tetap tahan,. karena udah punya satu tekad .

Belum lagi, ketika malam harinya, harusnya kan gak boleh lagi makan nasi ketika jam 7 ke atas. Nah, saya kadang suka begadang, dan 2 kali seminggu saya dapet jadwal kerja piket malam. Alhasil, jam 12 atau jam 1 malam, saya belum tidur dong. Nah, itu disitu lapar pasti mendera. Akhirnya nya mau gak mau ya saya makan nasi, meski hanya sedikit, sekitar 4 sendok. Ya untuk ngeganjel aja. Meski , itu termasuk pelanggaran..Hahhah…

Belum lagi godaan hangout sama temen-temen ketika dimalam hari. Meski coba meredam nafsu ketika mereka memesan junk food dan makanan yang harus saya hindari, terkadang ya karena faktor lapar juga, meski udah bawa apel dalam tas, ya saya akhirnya tergoda juga buat mencicipi burger atau mie goreng..Hehehee..tapi dalam porsi sedikit tentunya, hanya untuk mengganjal aja.

sekarang sudah kurus :)

Nah, rasa lapar yang mendera ketika malam hari tu, syukurlah hanya berlaku sampai dua minggu pertama ketika menjalankan misi diet. Selanjutnya, ketika telah terbiasa, justru tak ada lagi rasa lapar menyerang dimalam hari, meski terakhir makan nasi jam 1 siang .

Ya, itu mungkin, seperti kata kamu Fany, otak kita sudah terbiasa dengan pola makan kita, jadi dia mengikuti saja alur tuannya.

Nah, itu baru kendala dalam hal diet, belum lagi kendala dalam hal ngegym.

Tempat Celebrity Fitness yang paling dekat dengan rumah saya, ya di lapiaza, tapi, untuk bertemu dengan Personal trainer atau PT, emang sudah ditetapkan di Celebrity Fitness yang di Gandaria City. Nah, kebayangkan, rumah saya yang di Utan kayu, tapi harus meluncur jauh ke daerah gandaria, belum lagi macetnya. Duuh.. Tapi, ya harus dijalani.

Menjadikan olahraga gaya hidup

Menjadikan olahraga gaya hidup

Ketika pertama ngegym, diajarin jalan di tread mill, alamak, kaku sekali.. Secara belom pernah mencoba alatnya, dan baru pertama kali masuk tempat fitness. hahahaha. Untung PT nya baik. Setelah di treadmill, langsung latihan sama PT.

Sit up, trus lanjut kayak naik turun tangga gitu, , mainin tali tambang kayak pacuan kuda gitu, dlll..Habis itu…baru separuh perjalanan, saya gak tahan…perut saya mual sangat. Langsung pura- pura izin ke ruang ganti, buat ngambil air minum alasanny sih, padahal saya ke toiletnya, karena saya mau muntah, akibat gerakan olahraga yang mengaduk ngaduk tubuh saya, sehingga timbul rasa mual. Ya, karena gak pernah olah raga sih, makanya langsung tepar. Untung tak jadi muntah, hanya mual saja.

Begitu pula, ketika kali kedua ngym, hal yang sama terulang lagi, saya mual sangat, dan harus ke toilet lagi. Saya malu lo sama PTnya. Karena sebenernya apa yang dia ajarkan atau yang dia latih , itu adalah hal yang sangat ringan, hal yang menjadi dasarnya OR barangkali. Cuma ya itu tadi, karena saya tidak terbiasa OR, jadi gitu deh dampaknya. Akhirnya sesi latihan kedua pun dihentikan sebelum mencapai waktu satu jam, karena PT nya kasihan sama saya.

Belum tuntas disitu, eh besok paginya pas bangun tidur , perut saya keram sekali, dan sakit di semua tubuh, karena saya kan disuruh sit up dan gerakan2 OR lainnya. Karena gak pernah sit up, jadi perut saya sakit banget. Sempat kepikiran waktu itu, kayaknya saya berhenti aja deh ikut lomba ini. Gak tahan, apalagi mesti sampai dua bulan.

Tapi, untung temen2 kantor saya menyemangati. Mereka bilang , sakit diperut saya, itu hanya dampak dari tubuh yang kaget. Ternyata betul, setelah beberapa kali saya latihan sama PT, entah itu disuruh sit up, loncat- loncat, atau apapun, udah gak sakit lagi. Tubuh mulai terbiasa. Ah, senangnya, jadi saya bisa melanjutkan lomba ini dengan senang hati.

sports for health

sports for health

Fany: Ok here’s the most important part yang kita semua pengen tahu. Apa nih tips and tricksnya dari Eka bisa share ke pembaca?

EKA:

Harus punya motivasi yang kuat tentunya. Pikirkan bahwa yang sedang dijalani itu, (diet dan OR) meski “sengsara”, tapi ada hasilnya, dan hasilnya buat kita sendiri juga kok. Toh, gak ada sesuatu yang digapai dengan mudah tanpa perjuangan.

Yang kedua, ketika rasa capek , bosan dan malas dateng mendera selama masa kompetisi, saya memikirkan bahwa ketika kita mengikuti fit Challenge, diluar sana banyak sekali orang yang ingin ikutan kompetisi ini, tapi mereka gak terpilih atau kurang beruntung. Nah, kita yang terpilih, kenapa justru gak semangat, loyo, ngeluh dan meremehkan?

Itu salah satu faktor pendorong saya untuk selalu semangat mengikuti challenge ini. Jadi gak ada menyerah dan mengeluh. Nikmati aja, demi targat mengembalikan berat badan seperti ketika semasa kuliah dulu.hahahha…

Yang ketiga, Buat Anda yang punya maagh, gak usah takut diet. Buktinya saya sudah berhasil membuktikannya. Bahkan selama ikut lomba ini atau semasa saya diet, maagh saya justu gak pernah kambuh. Memang, ditahap awal, pasti ada masa penyesuaian terlebih dahulu.

Keempat, ketika ngegym, selain sering bertanya dengan Personail Trainer kita sendiri, jangan sungkan pula untuk bertanya sama Personal Trainer lainnya atau sesama teman ngegym laiinnya, tentang olah tubuh dan diet yang benar. Siapa tau kita dapat masukan yang baik dari pengalaman yang sudah mereka dapatkan.

Lima, rajin -rajin membaca berita tentang dunia kesehatan dan Olahraga. Supaya ilmu kita bertambah, dan tak salah dalam mengaplikasikannya. Seperti salah satunya membaca blog nya Rifany ini, hehehe…

Dan jangan lupa, jika mau berangkat kekantor , selalu bawa apel dan pir untuk cemilan pengganjel lapar.

Fany: menggunakan diet khusus kah?

EKA:

Dietnya lebih dianjurkan banyak memakan buah yang kulitnya juga bisa disantap, seperti apel dan Pir. dan harus mengurangi minyak/gorengan dan garam., karena minyak dan garam mengandung lemak yang banyak.
Namun, setiap peserta beda- beda pola dietnya, tergantung anjuran Personal Trainer (PT) masing- masing. Kalau saya , dianjurkan Personal trainer saya untuk makan 5 kali sehari.

PERINCIAN MENU DIET:

 Jam 7 pagi : 1 Buah apel, 2 putih telur ayam dan segelas susu rendah lemak. Atau bisa diganti dengan oat mel .

 Jam 10 pagi : 1 atau 2 Roti gandum dan satu buah apel atau jus apel

 Jam 1 siang : Makan siang seperti biasa. Hanya porsi nasinya dikurangi. Kalau ukuran saya sih, nasinya sekitar 7-8 sendok lah. Lauknya sayur mayur, terserah mau sayur apa, asalkan direbus. ditambah satu paha ayam atau ikan, tapi direbus atau dibakar. Pake sambal pun boleh, asal sambal mentah, jangan digoreng. Kalaupun terpaksa pake sambal goreng, ya gak papa juga, asal jangan terlalu sering.

 Jam 5 sore : Sayur rebus atau ubi rebus dan buah apel/ jus apel . Kalau ingin makan nasi, anjuran PT saya, ya terakhirnnya jam 5 sore untuk makan karbo.

 Jam 7 malam : Buah Apel atau jus apel

Kalau ingin makan buah pisang, pepaya atau jeruk, juga dibolehkan. Tapi, untuk pisang, kalau bisa makannya disiang hari aja, karena pisang mengandung karbo. Jadi kalau dimakan dimalam hari , takutnya nambah jumlah kalori yang banyak.

Fany: Apa saja faktor pendukungnya turunnya berat badan Eka?

EKA:

Faktor pendukungnya, salah satunya memang sifat badan saya yang gampang turun, tapi gampang pula naik. Apalagi, ketika itu, badan saya emang naik 20 kg dari berat normal, jadi itu masa- masanya badan saya untuk enak- enaknya diturunin. Beda jika BB kita sudah masuk normal, kalau dipaksa untuk diturunin juga, mungkin itu agak susah, karena badan kita akan “menolak”.

Kedua, saya sering ngegym di pagi hari. Kebetulan, saya bekerja di kantor media, jadi jadwal kerjanya kadang dapet piket malam, kadang subuh, kadang juga pagi. Nah, ketika saya dapat piket malam, maka saya ngegym pagi hari,. Sementara kalau piket pagi, ya ngegym nya di malam hari. Nah, dengan sering ngeym dipagi hari, itu juga mungkin yang membuat faktor BB saya cepat turun. Karena kalau ngegym pagi kan, efektif untuk bakar lemak, dibanding dengan ngegym siang atau malam. Sementara teman- teman saya/ finalis yang lain, mereka justru ngegymnya sering malam hari ( kecuali sabtu- minggu), karena jadwal mereka yang office hour, yang otomatis biasanya masuk pagi .

Ketiga, saya ngegymnya kadang 4 sampai 5 kali seminggu. Nah, kalau sedang tidak ngegym, saya menyibukkan diri dengan beres beres kamar misalnya, atau memasak. Kegiatan ini kan membakar kalori juga. Jadi jatuhnya saya Olahraga setiap hari, heheh…

Keempat, kalau saya melanggar pantangan makan, seperti saya pernah makan junkfood dimalam hari, karena dikasih teman,(teman saya gak tau kalau saya lg program diet), jadi gak enak ditolak, dan sayang kalau dibuang, jadi ya saya makan aja. Eh besoknya, ada pula teman yang ulang tahun, jadinya ikut makan malam juga. Jadi karena dua hari berturut- turut melanggar pantangan., maka saya harus membayar kesalahan itu, 5 hari berturut turut ngegym, dengan memperbanyak kardio.

Fany: Dikantor kan pasti banyak yang menawarkan cemilan. Bagaimana menghadapi kendala itu?

EKA:

Hahaha, itu dia. Ya mau gak mau, saya cicipin juga, tapi hanya sedikit, ya… segigit dua gigit lah.

Saya harus tetap bisa menahan nafsu, dan langsung browsing2 internet supaya gak terpikir untuk ngemil makanan itu lagi, karena saya gak mau merusak apa yang sudah dibangun.

Devi, Eka dan Fany. Tiga besar di Fit Challenge 2012


Fany: bagaimana hubungan dengan peserta lain? saling mendukung?

EKA:

Ya, semua finalis saling mendukung tentunya. Misalnya janjian ngegym bareng, dan saling bertanya tentang hal- hal positif yang dilakukan selama masa kompetisi. Ada yang berenang dimana misalnya, karena kan di tempat gym, gak ada fasilitas renangnya.

Ya, walaupun berkompetisi, tapi kayak main- main aja. Toh, inikan bukan kompetisi adu bakat, adu otak atau kepintaran, ini hanya masalah kegigihan saja.

Setelah acara usai, sampai sekarang, kita masih temenan dan berkomunikasi lewat FB dan Twitter. Pernah beberapa kali ketemuan pasca acara tlah usai. Menyenangkan.

Fany: Bagaimana rasanya menang?

EKA:

Ow, senang banget dong. Rasanya terbayarkan semua perjuangan itu. Yang nahan nafsu makan, yang melawan rasa malas ketika mau ngegym, jauh pula, yang menahan rasa sakit ketika latihan, dan harus diam- diam pulang dari kantor lebih cepat, karena takut ngeymnya kemaleman, hehehhe..Tapi, PR tetap harus dijalankan, masih ada target yang harus diturunkan. Dan saya sudah tau apa yang harus saya lakukan. Hehehe. ..

Tengkyu Buat My PT, Slam Di CelFit Gandaria City, yang sudah memberi motivasi dan banyak ilmu tentang dunia Olahraga.

Fany: boleh diceritakan juga perjuangan final 3? 3 top besarnya

EKA:

Juara ke duanya adalah Devvi Natalia, turun 7,7 kg. Dengan berat awal 83,3 , dan timbangan akhir 75,6 . . Meski PTnya menganjurkan hanya dibolehkan makan sayur dan buah buahan saja untuk pola dietnya, namun Devi menurutinya, meski ada kalanya tetap pake nasi juga.

Semangatnya luar biasa, buktinya Devi ikutan fit challenge ini untuk yang ketiga kalinya lo, setelah gagal dua kali di tahun-tahun sebelumnya. Namun, itu tak membuatnya patah semangat, justru ditahun keberuntungannya ini, dia malah dapet juara 2. Dan dia punya target untuk masih ingin menurunkan BB 20 kg lagi, woow…

Juara ke 3 , Fanny Rosalia. Dia PNS di salah satu instansi di Jakarta. Sebenarnya ukuran badan Fany, dibandingkan dnegan finalis lainnya, paling mendekati normal. Dengan Penguruan awal, BB 69,7 tinggi 164 cm. Dan hasil pengkuran akhir BB nya 65,7, jadi Fanny turun 4, kg. Meski tubuhnya bisa dibilang paling ideal, ia tetap masih semangat mengikuti kompetisi ini.

Ia tak mau hanya bergantung pada berapa banyak BB yang sudah diturunkan, baginya yang penting menjalankan diet dan OR yang teratur. Dia pernah cerita, godaan di kantornya banyak, sering diajak makan oleh bos nya, yang tak enak ditolak., hahah. Dia juga disiplin dalam berlatih. Buktinya, dia finalis yang paling dulu mengabiskan masa jatah 12 kali berlatih dengan PT, saking teratur jadwalnya berlatih.

Winning.. feels so happy, bersama dengan pemimpin redaksi fit now women’s health


Fany: Ada pesan kesan ke pembaca? maupun tips2 lainnya yang penting menurut eka

EKA :

Pesan buat pembaca :

-Jika sudah punya satu keinginan atau punya satu tekad, khususnya tekad untuk menurunkan berat badan, jangan pernah ragu untk memulainya.

Banyak halangan dan hambatan, bisa diatasi dengan banyak bertanya dan mencari informasi yang berkaitan tentang apa yang kita lakukan. Berjuanglah sendiri untuk memulainya, jangan bergantung pada orang lain. Toh, orang lain tak banyak membantu, mereka hanya bisa memberikan motivasi dan semangat saja. Yang akan menjalankan, tetap diri kita. Halau rasa takut dan tak pede.

-Untuk menurunkan BB, tak harus menunggu ada lomba Fit challenge lho… bisa dimulai dari sekarang. Kan, di blog ini sudah banyak beberapa contoh temen- temen yang sudah berhasil menurunkan BB nya. Bisa ditiru tips dari mereka.

Untuk berolah raga pun, tak harus di tempt gym, bisa dengan lari lari kecil di seputaran kompleks rumah, atau latihan naik turun tangga di kantor Anda. Bisa juga beli barbel yang murah meriah saja, buat latihan dirumah untuk mengencangakan otot lengan, hehehe..

- Oya, jangan meremehkan kegiatan rumah tangga lo. Seperti menyapu, cuci piring, memasak, menyetrika baju, menyikat kamar mandi, dlll…karena itu juga termasuk olahraga.

- Jangan lupa, diet dengan makanan yang sehat, tetap harus diimbangi dengan Olahraga. Kalau saya pribadi sih, justru Olahraga lah yang paling punya peran penting untuk menurunkan BB, dibanding diet..Tapi, buat sebagian orang, mungkin beda beda ya. . Tapi, apapun itu, meski tak lagi dietpun, OR tetap harus dijalankan.

-Ketika sudah masuk jadi member disuatu Gym, silahkan di jajal atau dicoba semua menu yang ditawarkan disana, jangan hanya main alat atau tread mill saja. Ikuti juga kelas latihan lainnya, seperti yoga, filates, body jump, body combat, dll. Rugi lo kalau gak diikuti, tapi tentunya yang sesuai dnegan kemampuan tubuh kita ya.

-Dengan rajin berolahraga, maka Anda akan menemukan Perasaan yang sangat bahagia, ketika setiap minggu, Anda melihat jarum timbangan selalu bergerak kekiri. Atau bahagia, ketika Anda menikmati setiap perubahan angka menuju ke angka kecil tentunya , pada layar timbangan Anda.

_Yang lebih penting, semenjak rajin OR, wajah saya terlihat segar, tak mudah ngantuk, tidurpun lelap, dan selalu segar setiap bangun tidur. Baju lama yang telah dimuseumkan dalam koper pun, kini bisa dipake lagi, dah bisa gaya lagi deh… Yeaaaccc..

Fany: Setelah menang apakah yang dilakukan?

EKA:

Masih tetap melanjutkan diet, meski tak seketat ketika sedang mengikuti kompetisi. Tetap melanjutkan ngegym gratis dari hadiah fit challenge selama 6 bulan . Setelah masa berlaku itu habis, mudah- mudahan saya bisa melanjutkannya kembali menjadi member, dan berusaha untuk mempertahankannya.

Selain itu, dari ilmu yang saya dapatkan selama mengikuti Fit challenge kemarin, sampai sekarang saya berusaha untuk mengurangi makanan berminyak, terutama gorengan, memperbanyak makanan yang direbus, mengurangi makanan manis. minum manis, kecuali sekali kali saja.

Mudah- mudahan seterusnya saya tetap mencintai Olahraga. Beruntung lo saya ikutan kompetisi ini, kalau tidak, mungkin sampai sekarang saya gak akan pernah ngerasain olahraga, gak pernah ngerasain lari- lari bakar lemak, gak ngerasain sit up, yoga, body cambat, body jump, dll. Jadi malu ah….

Dengan mengikuti Fit challenge, 2012, bearti ini pertama kalinya saya masuk ke yang namanya tempat ngegym, (gratis pula)..hahhaha….So, selama ini bayangan saya tentang olah raga yang begitu memberatkan dan membuat rasa capek, terhapus deh.

Tengkyu Majalah Fit /Women’s Health yang sudah menghadirkan Fit Challenge dan segala fasilitasnya. Buat 10 teman Finalis Fit Challenge 2012, terimakasih atas pertemanannya, sudah saling mendukung dan berbagi pengalaman.

Tengkyu juga buat Rifany Arlianti, yang menyediakan blog mengenai kesehatan dan olahraga ini. Semoga cerita saya, bisa berguna dan menginspirasi temen- teman yang lain. Sukses selalu buat semuanya..

the new look :)

the new look :)

Interview Rifany Arlianti dengan Eka Fikriyah, pemenang Fit Challenge 2012.

Photo Sources:
* Eka Fikriyah’s photo collection

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,237 other followers